AWAL > PENELITIAN > Jawa Tengah > Panthera pardus melas dari Gunung Lawu Jawa Tengah 2018

 
 

Panthera pardus melas dari Gunung Lawu Jawa Tengah 2018

Oleh: Didik Raharyono.

Gunung Lawu terletak di Perbatasan Propinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur, merupakan Kawasan Non Konservasi berupa hutan alam, hutan lindung dan hutan produksi yang berada di bawah pengelolaan Perhutani. Di kawasan hutan ini warga sekitar masih melaporkan keberadaan macan. Peduli Karnivor Jawa melakukan survei dalam rangka pendataan habitat macan tutul di kawasan non konervasi September-Oktober 2018. Teknik Ground check berupa pengatan langsung di lapangan selama dua hari dilakukan dengan melakukan penjelajahan ke jalur lintasan alami, sebagai tindak lanjut temuan feses dari PA Kompos - Solo.

Pada saat kegiatan pemasangan kamera trap ini beberapa Pecinta Alam juga terlibat, sebagai sarana melakukan teknik pembelajaran Contextual Learning. Adapun kelompok PA yang terlibat: Kompos dari Fakultas Pertanian UNS Solo, Mapala FIB UNS, Astacala STT Telkom Bandung dan Mapala STTL Jogjakarta. Selain itu juga ada tamu dari Yayasan Alam Liar Sumatera, Bang Haray Sam Munte yang sekaligus menjadi parner PKJ dalam saring diskusi pengalaman perbandingan perilaku harimau sumatera Panthera tigris sumatrae dengan karnivor besar di Jawa.

Rentang waktu Pemasangan Kamera Trap: September sampai dengan Oktober (30 hari pemasangan kamera). Dua kamera trap di pasang di lokasi strategis: ujung mata air dan jalur perlintasan alami di punggungan bukit. Pemilihan lokasi juga menggunakan landasan informasi warga bahwa di kedua lokasi itu masih sering dijumpai macan tutul. Teknik ground check masih menjumpai feses milik macan tutul.

 

Panthera pardus melas jantan dari Kawasan Non Konservasi Gunung Lawu Jawa Tengah September 2018. Foto ini dihasilkan oleh PKJ dengan Kamera Trap Bantuan dari Idea Wild.

 

Pada hari ke 7 setelah pemasangan, sosok Macan tutul jawa terdokumentasikan pada pukul 12:10 WIB. Hasil ini memecahkan rekor, untuk pertama kali terpotretnya macan tutul jawa di kawasan hutan ini dari alam langsung.

Satwa prey yang terfoto adalah kijang, babi hutan, musang, garangan dan puyuh gong-gong. Kijang merupakan satwa pakan macan tutul yang paling sering terekam. Kedepan perlu dilakukan usaha pemantauan populasi spesies mamalia yang masih tersisa di hutan produksi ini.

 

 
 
 
 
 
 

 
 
 
 

 

Peduli Karnivor Jawa
 
 
 

2